Categories
Olahraga

Marc Marquez Mulai Kerasan Bersama Ducati, tapi Belum Berani Bicara Podium

Rider Gresini Racing Team, Marc Marquez mengaku nyaman mengendarai motor Ducati jelang MotoGP Qatar 2024, namun masih belum berani mengincar podium.

Marquez akan melakukan debut Desmosedici di MotoGP Qatar. Ini akan menjadi seri pertama MotoGP tahun ini yang dimulai hari ini.

Rider berusia 31 tahun itu juga akan menjajal kehebatan motor Ducati setelah 10 tahun bersama Honda. Ia akan menggunakan spek Desmosedici 2023 yang sudah ia uji sejak pramusim.

Juara dunia MotoGP enam kali itu pun mengaku merasa nyaman dengan motor barunya. Namun, ia juga perlu penyesuaian lebih lanjut agar target podium belum terpikirkan.

Saat ini saya merasa nyaman, tapi belum siap memperebutkan podium, belum siap memperjuangkan kemenangan, kata Marquez, Motorsport, Jumat (8/3/2024).

“Tetapi selangkah demi selangkah kami harus membangun basis dan mencoba memahami posisi kami selama balapan akhir pekan,” lanjutnya.

Namun, ia sadar menaruh harapan besar sejak kepergian Ducati-nya. Namun pebalap berjuluk The Baby Alien itu tak mau sombong dan mengambil langkah pelan.

“Memang benar ekspektasinya tinggi, tapi saya tahu apa yang telah saya lalui selama empat tahun ini, saya tahu dari mana saya berasal dan saya tahu ke mana saya ingin pergi,” lanjut Marquez.

“Tetapi saya butuh waktu saya, tidak perlu terburu-buru. Saya tidak berpura-pura datang ke sini dan menang sejak awal karena itu akan menjadi kesalahan besar, apalagi dalam dua tahun terakhir saya tidak menang. Satu balapan,” dia menyimpulkan.

Categories
Otomotif

Tampil Kompetitif di Sprint Race Qatar, Pembalap Andalan Gresini Racing Raih Poin Penting

tonosgratis.mobi, Jakarta – Marc Marquez melakukan debut MotoGP Gresini Racing pada Sprint Race MotoGP Qatar 2024, Sabtu (3 September 2024). Meski gagal meraih podium, pelari asal Spanyol itu langsung mencetak poin penting.

Pada balapan di Sirkuit Lusail, Mark yang start dari posisi ke-6 diharapkan finis di posisi ke-5 dan juga mendapat 5 poin untuk keikutsertaannya di MotoGP 2024.

“Saya sangat menikmati (balapan), tanpa ragu saya berhasil melakukan beberapa pergerakan, termasuk di lintasan lurus, saya berada di posisi teratas dan kemudian Anda mulai menikmatinya dan minggunya semakin singkat,” ujarnya. Marc Marquez usai balapan.

“Saya melakukan kesalahan ketika saya tahu saya bisa, di pertandingan pertama, lalu saya disalip oleh Fabio (Di Giannantonio), kami berada di tempat yang kami inginkan, di lima besar, dan itu adalah tujuan kami besok, karena hari ini Saya berharap Enea Bastianini dan Brad Binder tingkat lanjut tidak sekompetitif kelihatannya,” tambahnya.

Sementara itu, sahabat sekaligus adiknya Alex Marquez juga tampil kompetitif dan berhasil mencetak poin. Start dari posisi ke-9, pelari nomor 73 menyelesaikan lomba di posisi ke-7.

“Sayang sekali kami tidak mendapatkan waktu yang baik di Q2 dan kami baru saja menyelesaikan sesi latihan yang sangat bagus,” kata Alex.

“Setelah balapan kami kehilangan waktu di awal karena Fabio Di Giannantonio: pertama pertarungan dengan Marc Marquez dan kemudian kecelakaannya membuat saya tidak kehilangan banyak posisi, kami memerlukan awal yang baik besok dan mencoba mengatur ban. “paling mungkin,” jelasnya lagi.

Usai pertarungan sengit memperebutkan podium di sprint race, tim ahli teknis Gresini Racing MotoGP akan memastikan Ducati Desmosedici GP23 nyaman menjalani full race hari ini, Minggu (4 Oktober 2024) malam di Sirkuit Losail. Sebuah tim balap federal yang didanai minyak mempunyai tujuan mulia untuk balapan terbesarnya.

Categories
Olahraga

Carlo Pernat Kesampingkan Marc Marquez sebagai Kandidat Juara MotoGP 2024

Carlo Pernat mengesampingkan upaya Marc Marquez menjuarai MotoGP 2024. Pengamat MotoGP menilai Ducati masih mendominasi, namun tak menyebut The Baby Alien

Seperti tahun lalu, Pernat menilai Ducati terlihat gila. Meski begitu, ia berharap akan ada kejutan di MotoGP musim ini.

“Ini akan menjadi tahun terbaik, saya mengharapkan banyak kejutan karena berbagai alasan. Motor Ducati yang menang, GP24 sepertinya dikerjakan dengan sangat baik, sedangkan siapa pun yang punya GP23 mungkin akan mendapat masalah,” kata Pernat. . Dikutip dari Tuttomotoriweb, Selasa (03/05/2024).

Pembalap yang menggunakan Desmosedici GP24 adalah Lenovo Ducati Team dan Pramac Ducati. Oleh karena itu, Pernat memperkirakan ada tiga nama yang bakal memperebutkan gelar juara, yakni Francesco Bagnaia, Jorge Martin, dan Enea Bastianini.

“Menurut saya, Bagnaia, Martin, dan Bastianini bersaing memperebutkan gelar juara dunia,” jelas Pernat.

Sementara Marquez yang baru bergabung dengan tim satelit Ducati, Gresini Racing, tak masuk dalam radar Pernati. Marquez sendiri diketahui mengendarai Desmosedici GP23 yang menurut Pernati mengalami kendala.

Sementara untuk level lainnya, nampaknya banyak pabrikan yang masih kesulitan. Seperti Yamaha dan Honda yang mendominasi era sebelumnya.

“Aprilia sudah mengambil langkah maju, tapi punya keterbatasan dalam hal pebalap. KTM masih belum diketahui dan Yamaha masih jadi tanda tanya, sedangkan Honda sudah ketinggalan jauh sehingga butuh setidaknya satu tahun untuk mendapatkan kembali daya saingnya.” pungkas Pernat.