Categories
Teknologi

Elon Musk Ungkap Rencana Bawa Jutaan Orang Terbang ke Mars

tonosgratis.mobi, Jakarta – Elon Musk kembali mengumumkan ambisinya membawa manusia ke Mars. Rencana tersebut ia ungkapkan saat menanggapi postingan di X dari akun Pemilik Tesla di Silicon Valley.

Mengutip informasi dari NDTV, Kamis (15-2024), akun Silicon Valley Pemilik Tesla awalnya mengunggah tentang Starship SpaceX sebagai roket terbesar yang pernah dibuat dan mampu membawa manusia ke Mars.

Menanggapi unggahan tersebut, Elon mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan rencana membawa manusia ke Mars. Tidak diragukan lagi, ia bertujuan untuk membawa jutaan orang ke planet merah.

“Kami sedang memetakan rencana untuk membawa satu juta orang ke Mars,” tulis Elon Musk melalui akun X miliknya.

Ia juga mengatakan bahwa peradaban di Mars hanya bisa melewati Great Filter, padahal ia bisa bertahan meski pasokan kapal dari Bumi terhenti.

Sekadar informasi, filter hebat merupakan analisis yang mengatakan bahwa hidup harus mengatasi beberapa tantangan, bahkan tantangan yang hampir mustahil untuk dihadapi.

Elon Musk sendiri diketahui memiliki ambisi membawa manusia ke Mars, dalam beberapa tahun terakhir. Rencana tersebut juga ia sampaikan pada acara virtual KTT B20.

Saat itu, Presiden dan CEO Bakrie & Brothers Anindya Bakrie bertanya kepada Elon mengapa dia ingin menjelajahi Mars, padahal saat ini sebagian orang masih percaya bahwa Bumi itu datar.

Menjawab pertanyaan tersebut, Elon mengaku melakukannya karena melihatnya sebagai masa depan yang menarik dan menginspirasi baginya. Juga, jika itu benar-benar memungkinkan.

Meski punya rencana ke Mars, bukan berarti ia tak melakukan hal lain untuk menyelesaikan masalah di Bumi. Sebab, kata dia, masalah di dunia selalu ada dan kita perlu menyelesaikannya.

Sekadar informasi, pada tahun 2022 Elon Musk juga melontarkan pernyataan serupa. Lalu dia mengatakan bahwa Mars akan memiliki kota mandiri dalam 20 tahun. 

“Saya berharap akan ada kota mandiri di Mars dalam 20 tahun!” dia menulis pada saat itu. 

Sekadar informasi, Mars saat ini diakui sebagai planet penting bagi manusia. Planet ini paling dekat dengan Bumi karena ukuran dan pola aktivitasnya mirip dengan Bumi.

Beberapa ilmuwan memperkirakan bahwa Mars, selain wilayah kutub, juga akan memiliki jejak air lelehan. Jika manusia ingin menjelajahi alam semesta yang lebih dalam, Mars akan menjadi stasiun transit yang sangat baik.

Tapi bisakah manusia membangun kota di Mars dalam 20 tahun? 20 tahun adalah seperempat umur seseorang, namun di alam semesta, dua puluh tahun adalah waktu yang singkat.

Elon Musk juga mengatakan bahwa generasi sekarang akan melihat manusia di Mars seumur hidupnya. Selain itu, Elon Musk juga mengatakan pada pertengahan Juli bahwa ia akan menciptakan peradaban mandiri di Mars.

“20 hingga 30 tahun sejak pendaratan manusia pertama jika pertumbuhan laju peluncuran (di luar angkasa) bersifat eksponensial,” kata Elon Musk.

Elon Musk juga membagikan foto yang menunjukkan pembangunan di Mars.

Categories
Teknologi

Penjelajah Curiosity NASA Tiba di Tempat yang Berisi Petunjuk tentang Air Purba di Mars 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Mars Curiosity Rover milik NASA baru saja tiba di kanal bernama Gediz Vallis. Lokasi ini adalah tempat yang bagus untuk melihat panorama alien yang dramatis, namun mungkin juga menyimpan petunjuk tersembunyi tentang air purba di planet Mars.

Batuan telah lama menunjukkan bahwa Mars lebih basah dan lebih hangat miliaran tahun lalu, lapor Inverse Sabtu (6/4/2024). Bukti saat ini menunjukkan bahwa air datang ke planet merah dan perlahan-lahan hilang.

NASA sedang mencari petunjuk pada titik balik yang kritis. Artinya, ketika fase-fase ini berhenti dan air cair menghilang secara permanen dari permukaan Mars, maka planet yang tadinya basah seperti ini akan berubah menjadi dunia tandus selamanya. Gediz Vallis mungkin berisi petunjuk ke titik perjalanan untuk tujuan ini.

Pejabat NASA mengumumkan pada Jumat (5/4/2024) bahwa penjelajah roda enam tersebut akan menangkap gambar baru yang tampak seperti “Bumi” saat melintasi fitur bumi yang berbentuk ular.

Data satelit awal menunjukkan bahwa air yang mengalir membantu membentuk saluran tersebut. Tumpukan puing di saluran tersebut juga menunjukkan bahwa air pernah mengalir ke sana.

Struktur geologi di saluran tersebut menunjukkan bahwa wilayah tersebut dikeringkan dan kemudian dibanjiri lagi, konsisten dengan bukti serupa di wilayah lain di Mars yang dieksplorasi oleh NASA. Para ilmuwan sekarang menduga bahwa Gediz Vallis terbentuk setelah periode kering, sebelum periode basah lainnya.

Tim eksplorasi ingin mengetahui apa yang diukir pada batu tersebut untuk menciptakan Gediz Vallis.

“Sisi formasi cukup curam sehingga tim tidak mengira saluran tersebut diciptakan oleh angin. Namun, aliran puing-puing (longsor yang cepat dan basah) atau sungai yang membawa batuan dan sedimen mungkin memiliki energi yang cukup untuk menyatu dengan batuan,” menurut NASA.

Curiosity telah menjelajahi Mars selama lebih dari satu dekade untuk memahami apakah Mars modern yang tidak ramah dulunya ramah terhadap kehidupan.